Rabu, 15 Juli 2009

BENDERA SETENGAH TIANG BAGI SAUDARAKU……!!!


Sekali lagi kaum muslimin terluka,dan luka ini semakin membuat muak sekaligus jijik dengan ideologi kufur kapitalistik liberalistik serta sosialis komunistik.HAM yang mereka agung-agungkan ternyata hanyalah onggokan sampah yang tidak bernilai yang membuat pengap sesak dan memuakan yang di gunakan untuk memusnahkan kaum muslimin.

Kita mendengar,melihat,merasakan(bagi yang masih punya perasaan) bahwa dengan HAM kaum muslimin di depak ,di gusur ,di hinakan,di musnahkan.Dengan alasan hak berpendapat manusia terkutuk dari belanda di biarkan bebas setelah dia membuat film yang sangat melukai kaum muslimin,dengan alasan hak kebebasan akhwat di prancis di larang mengenakan burka ,dengan alasan hak kebebasan pula kaum muslim di irak dan afganistan serta Palestine di hujani mortir.tapi ketika kaum muslimin yang di dzolimi mana ada yang teriak tentang HAM…??? mereka yang biasa teriak jadi bisu,tuli pura-pura bodoh (meski sebenarnya mereka memang bodoh)

Yang masih segar dalam ingatan kita,saudara kita di uighur,mereka menerima perlakuan biadab,mereka di bantai oleh Negara yang menerapkan komunisme najis sebagai system dalam Negara tersebut.Cina telah menempatkan puluhan ribu tentara ke wilayah Xinjiang barat dalam beberapa hari terakhir, memberlakukan kontrol ketat di ibukota Urumqi dan mengepung area tersebut setelah kerusuhan etnis menyebabkan 180 orang terbunuh dan 1.680 orang terluka pekan lalu. (Republika online, 14/7/2009)

Muslim Uighur, yang berpopulasi sekitar 9 juta di Xinjiang telah lama mengeluhkah gelombang etnis Han yang memasuki kawasan dan pembatasan ketat pemerintah terhadap praktek keagamaan Muslim. Mereka menuduh komunitas Han melakukan diskriminasi dan Partai Komunis mencoba menghapus bahasa dan budaya mereka. (Republika online, 14/7/2009)

FAKTA SEJARAH

Pendatang muslim generasi awal di Cina mengalami berbagai kesulitan dan penindasan. Pemerintah Dinasti Manchu (1644-1911) adalah rezim terbiadab dan terbrutal yang pernah mempersulit kehidupan umat Islam. Tidak kurang dari 5 kali peperangan dikobarkan Dinasti Manchu terhadap muslim

(1) Perang Lanchu 1820-28
(2) Perang Che Kanio 1830
(3) Perang Sinkiang 1847
(4) Perang Yunan 1857
(5) Perang Shansi 1861

Masa ini adalah masa kebencian Manchu terhadap Islam dan Muslim. Muslim dibantai dan Masjid diratakan dengan tanah.Tapi saat itu kaum muslimin masih dipimpin oleh umat yang tidak bisu seperti sekarang ini,mereka mengobarkan jihad terhadap ancaman brutal seperti itu. Salah satu komandan militer umat Islam Yaqoob Beg (1820-77) membebaskan Turkestan dan memerintah dengan aturan Islam di sana. Khalifah yang berkuasa masa itu juga mengakui perjuangan Beg sebagai perjuangan Islam dan gembira dengan berita kemenangannya. Di masa kekuasaannya Beg juga berhasil menghapus tindak kejahatan kekerasan.

Pejabat Rusia dan Inggris sangat khawatir terhadap naik daunnya kekuatan Islam dan mengatakan bahwa kekuatan Islam yang muncul di Asia Tengah, meliputi propinsi-propinsi Yunan, Szechawan, Shensi dan Kansu. Salah satu pejabat Inggris berkata,” Di hadapan kita saat ini ditengah-tengah wilayah yang jauh dari mana-mana nampak tanda-tanda akan adanya kebangkitan besar umat Islam.”

OOOI BANGUN….

Komunis busuk yang mencengkeram cina harus di hancurkan, Hanya system Islam yang Mampu Memerangi Kebiadaban Pemerintah Cina, Pemerintah Cina Diktator… Komunis Laknatullah…, Pemerintah Cina Biadab… Terkutuk…Apa yang terjadi di cina adalah genocida tersistem, data statistik Cina tahun 1936 menyebutkan ada 48 juta penduduk Muslim di Xinjiang. Namun sekarang jumlahnya hanya tinggal 10 juta saja. Kemana yang 38 juta itu?”

OOOOI kalian yang masih mengaku islam ingat….!!!!

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan menjadi rahmat bagi seluruh alam

[Al-Anbiyaa, 21:107]

tidak patut bagi siapapun yang di dadanya terhujam Laa Ilaha Ilallah Muhammadarrasulullah, mempercayai dokrin dan institusi sekuler busuk yang ada sekarang ini. Oleh karena itu umat Islam hanya bisa berhadap kepada Allah SWT dengan meneladani Rasulullah, menegakkan kembali institusi Islam pelaksana syariah yang berjalan di atas jalan kenabian, yang dengan pertolongan-Nya akan membebaskan kembali negeri Muslim yang dijajah, termasuk Xinjiang.

Wallâh a’lam bi ash-shawâb. []



Tidak ada komentar:

Posting Komentar