
Sekali lagi negri ini menerima pinjaman luar negri,yang sebenarnya pinjaman tersebut telah membuat negri yang sudah tidak bisa bernafas ini semakin tercekik terlepas untuk apakah utang tersebut,yang jelas bagaimanapun utang luar negri tidak akan membawa manfaat sedikitpun bagi negri ini,utang merupakan alat para ibli-iblis laknat berwujud manusia kapitalis untuk menghisap sumber daya alam kita yang melimpah ini dengan taring-taring mereka,yang hanya akan membuat rakyat ini semakin sengsara,sekarang saja bayi yang bau lahir sudah menanggung utang sebesar 7 juta rupiah.Dengan fakta yang membuat panas otak ini masih saja penguasa kita mengambil utang luar negri.
Pemerintah Indonesia lewat Depatemen Keuangan Republik Indonesia mendapatkan pinjaman sebesar 300 Juta Dolar AS (sekitar Rp 3 triliun) dari Badan Perancis untuk Pembangunan (Agence Francaise Development) Senin (27/7). Pinjaman ini merupakan tahap kedua dari pembiayaan solusi perubahan iklim. (Republika online,
Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Republik Indonesia Rahmat Waluyanto mengatakan program pinjaman perubahan iklim ini untuk mendukung reformasi kebijakan demi menghadapi berbagai isu perubahan iklim.
“Pinjaman lunak jangka panjang tersebut akan dicairkan sepenuhnya dalam beberapa pekan mendatang sebagai anggaran pendukung,” ujarnya dalam penandatanganan kesepakatan dengan AFD di Jakarta Senin (27/7). Sebelumnya pada tahun 2008, Badan Perancis untuk pembangunan (AFD) telah menggelontorkan pinjaman tahap pertama sebesar 200 juta dolar AS. (Republika online,
Negara-negara pengemban idiologi busuk terkutuk kapitalis semisal amerika dan eropa dalam hal ini adalah prancis,jelas tujuan mereka adalah penjajahan karena inilah metode yang lahir dari idiologi sesat ini di samping itu adalah sikap keangkuhan dan kemunafikan mereka .Negara-negara kapitalis adalah Negara penghasil emisi lebih besar dari negri-negri dunia ketiga semacam Indonesia.Dan metode seperti ini adalah langkah cuci tangan atau pembodohan terhadap negri-negri dunia ke 3. Seperti dilansir Business Times pekan lalu, emisi karbon dari maskapai penerbangan Eropa menyumbang 3% dari total emisi karbon global. Pemerintah Eropa pun makin terkejut dengan munculnya fakta bahwa sejak 1990 tingkat emisi itu naik sebanyak 87%. (www.unisosdem.org)
Pasar karbon alias Co2
Muncul pertanyaan dalam otak kita apakah hal seperti ini bisa menghentikan keangkuhan para penjajah ?......apakah hal seperti ini bisa menghentikan pemanasan globah atau perubahan iklim yang di timbulkan kerakusan dan ketamakan Negara-negara iblis kapitalistik…?bank dunia punya solusi bodoh dan konyol yang bisa membodohkan. Bank Dunia menganggap penjualan karbon ini sebagai alat efektif untuk menyalurkan dana buat investasi yang ramah lingkungan, termasuk ke negara berkembang. Tahun lalu jumlah pasar karbon dunia naik tiga kali lipat menjadi lebih dari US$30 miliar, sekitar 20%nya masuk ke proyek di negara berkembang. (www.unisosdem.org)
Hal ini adalah hal bodoh dan memalukan kalau sampai mau menerima gagasan perdagangan karbon ini. Sebab itu, pembicaraan tentang “jual-beli karbon” adalah sebuah lelucon. Membiarkan seseorang mengencingi baju kita, kemudian menerima bantuan dari orang itu untuk mencuci baju, dimanakah harga diri kita?
Sebenarnya perdagangan karbon yang di gagas negara-negara besar melalui bank dunia ini adalah upaya cuici tangan dari para iblis kapitalis.Sebab, industri-industri merekalah penyumbang utama emisi karbon dunia. Jika mereka sepakat mengurangi emisi karbon, berarti mereka harus setuju mengurangi jumlah industri mereka atau mengurangi jumlah produksi industri mereka. Inilah bencananya. Mereka tentu tidak mau, karena penopang utama perekonomian mereka adalah sektor industri. Menurut data terakhir (2007) UNDP, karbon emisi perkapita dunia saat ini adalah 4,5. Dari angka tersebut, ternyata AS menyumbang 20,6, Kanada 20,
Bagaimana kita seharusnya…..??
Seperti inilah sikap negara-negara busuk penjajah. Padahal Allah, Pemilik sejati alam ini, telah memerintahkan manusia untuk menjaga lingkungan hidup mereka. Ini adalah sebuah kewajiban. Allah SWT telah berfirman:
وَلاََ تُفْسِدُوا فِي اْلأَرْضِ بَعْدَ إِصْلاََحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
Janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya. (QS al-A‘raf [7]: 56).
Pertama)Seharusnya penguasa kita menolak pinjaman yang di gelontorkan asing yang menipu tersebut,karena pinjaman tersebut hanya di maksudkan untuk menjajah Negara dunia ke 3 ini.dengan utang seperti ini para iblis-iblis kapitalis ini bisa mengatur kebijakan yang di buat dinegri ini.
Kedua)segera tinggalkan Negara-negara pengemban idiologi sesat termasuk para komprador yang senantiasa membebek kepada mereka. Sudah saatnya Islam bangkit serta menjadikanya solusi terhadap segala permasalahan yang menimpa peradaban manusia. Jika kita masih mengekor kepada Negara –negara iblis kapitalistik, tunggulah kehancuran lebih besar menimpa kita semua. Oi…lupakah kalian bahwa Allah SWT telah memperingatkan:
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ بَدَّلُوا نِعْمَةَ اللَّهِ كُفْرًا وَأَحَلُّوا قَوْمَهُمْ دَارَ الْبَوَار جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا وَبِئْسَ الْقَرَارُ
Tidakkah kalian memperhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan, yaitu Neraka Jahanam? Mereka masuk ke dalamnya dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman. (QS Ibrahim [14]: 28-29).
Wallâhu a’lam bi ash-shawâb. []
